Miracle of The Qur’an; Mampu Merubah Segala Sisi Kehidupan Manusia

FacebookTwitterGoogle+

Sebagai seorang muslim, harusnya kita mampu memanfaatkan potensi panggilan Qur’an untuk merubah setiap sisi kehidupan. Panggilan Qur’an selalu mengarahkan seseorang untuk mencapai puncak kemenangan. Dan jika kita melihat sejarah lebih jauh, hal Itulah yang menjadi kunci orang-orang Islam terdahulu berhasil merebut kejayaan dari tangan bangsa Romawi dan Persia.

Dengan Al-Qur’an, kemenangan seolah menjadi sebuah tradisi bagi para pendahulu kita. Akan tetapi apabila kita lihat faktanya sekarang, kaum muslimin begitu jauh dari tradisi kemenangan tersebut. Sebut saja penindasan terhadap muslim Rohingya, penjajahan di bawah langit Palestina, semuanya menjadi tanda dari kemunduran kaum muslimin.

Peradaban Islam Mundur Karena Ummatnya Jauh dari Pengamalan Al-Qur’an

Jangan jauh-jauh kita membicarakan kemenangan Palestina atas zionis Israel, atau terbebasnya muslim Rohingya dari penindasan dan kekejaman. Bahkan keluarga kita sendiri pun selalu dirundung permasalahan yang kompleks. Padahal di setiap rumah kaum muslimin pastilah ada mushhaf Al-Qur’an yang kita simpan. Mengapa hal itu tidak mampu memberikan dampak positif terhadap hidup kita?

Dan jika dicari sebabnya, kemunduran itu karena banyak dari orang-orang Islam tidak menjadikan Al-Qur’an segabai pedoman hidup. Sejatinya Qur’an mampu merubah diri seseorang, bahkan merubah peradaban dunia. Kuncinya satu; jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bukan hanya membaca dan menghafalnya.

Salah satu amalan terbaik yang dapat seseorang lakukan ialah membaca, mempelajari, mengamalkan dan menghafal Al-Qur’an. Jika kita melihat orang-orang yang berinteraksi dengan Al-Qur’an selama bertahun-tahun, pasti akan ditemui perubahan yang sangat dari segala sisi kehidupannya. Perubahan itu terkait dari tindakan, sifat dan cara memandang hidup yang lebih baik lagi.

Saat Anda mempelajari sebuah ilmu, baik itu tentang manajemen waktu atau yang lainnya, biasanya kita akan diperintah membaca sebuah buku. Buku itu dikatakan dapat merubah hidup ataupun cara pandang Anda. Artinya, semua kitab atau bacaan bagi seseorang itu akan memberikan pengaruh dan dampak terhadap kepribadiannya.

Pengaruh yang timbul tersebut karena kepribadian seseorang adalah hasil dari pengalaman dan wawasannya. Akan tetapi, tentu Anda mengetahui bahwa buku-buku yang dibuat oleh manusia hanya memiliki pengaruh yang terbatas. Buku-buku tersebut ditulis hanya berdasarkan pengetahuan penulisnya, tidak lebih.

Yakini Bahwa Al-Qur’an adalah Kitab yang Merangkum Ajaran dan Petunjuk Terbaik

Cobalah kita membicarakan Al-Qur’an lebih dalam lagi, pastilah akan ditemui di dalamnya berbagai informasi yang menjadi kebutuhan manusia untuk mencapai kebagian dunia dan akhirat. Hal itu karena Al-Qur’an merupakan kitab suci dan petunjuk langsung dari Sang Maha Pencipta, dan tentu itu adalah petunjuk terbaik.

Petunjuk itu bersumber dari Allah, Dia yang lebih mengetahui terhadap diri manusia dan segala sesuatu yang akan menjadikan manusia lebih baik lagi. Di dalam Al-Qur’an Anda dapat melihat masa lalu dan masa depan yang bisa menjadi pelajaran.

Dapat kita pastikan bahwa setiap ayat yang dibaca dalam Al-Qur’an, direnungkan dan diamalkan dapat merubah kepribadian seseorang. Lihat saja firman Allah: ”Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS Al-Baqarah 216)

Dari ayat tersebut jelas bahwa ada hukum pasti, kebahagian akan didapat oleh manusia jika meng-implementasikannya di dalam kehidupan. Jika direnungkan lebih jauh lagi, ayat tersebut memberitahukan bahwa Allah mentakdirkan yang terbaik untuk kita. Dia maha mengetahui, sedangkan kita tidak.

Masih banyak lagi ayat Al-Qur’an yang bisa kita ambil intisari pelajaran dan petunjuk. Petunjuk itu baik dari ayat yang mengandung hukum secara jelas atau dari kisah orang-orang terdahulu yang dapat diambil ibrahnya. Artinya, bahwa memang setiap ayat dalam Al-Qur’an pastilah ada petunjuk yang bisa diambil.

Teguhlah berpegang pada Al-Qur’an, menjaga tilawah dan mentadabburi-nya. Hal tersebut akan memberikan dampak positif terhadap kepribadian dan mengubah hidup seseorang. Al-Qur’an adalah jalan untuk mendapatkan kemenangan, ketengan, kebahagian dan kesuksesan.

FacebookTwitterGoogle+

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *